Kabupaten Demak
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
-
Kabupaten Demak
ﻛﺎﺑﻮﭬﺎﺗﻦ دماك
ꦑꦧꦸꦥꦠꦺꦤ꧀ꦢꦼꦩꦏ꧀

Lambang Kabupaten Demak
ﻛﺎﺑﻮﭬﺎﺗﻦ دماك
ꦑꦧꦸꦥꦠꦺꦤ꧀ꦢꦼꦩꦏ꧀
Semboyan: Demak BERAMAL (Bersih, Elok, Rapi, Anggun, Maju, Aman, dan Lestari)
Julukan: Kota Wali, Kota Belimbing, Kota Jambu |
|
Kawasan Masjid Agung Demak |

Peta lokasi Kabupaten Demak
ﻛﺎﺑﻮﭬﺎﺗﻦ دماك
ꦑꦧꦸꦥꦠꦺꦤ꧀ꦢꦼꦩꦏ꧀
Koordinat: 6º43'26" - 7º09'43" LS dan 110º48'47" BT |
| Provinsi |
Jawa Tengah |
| Dasar hukum |
UU No. 13/1950 |
| Tanggal |
28 Maret 1503 |
| Ibu kota |
Kota Demak |
| Pemerintahan |
| - Bupati |
Drs. H.M. Dachirin Said, S.H., M.Si. |
| - DAU |
Rp737.911.647.000.-(2013)[1] |
| Luas |
897,43 km2 |
| Populasi |
| - Total |
1.055.579 jiwa (SP2010) |
| - Kepadatan |
1.176,22 jiwa/km2 |
| Demografi |
| - Kode area telepon |
0291 |
| Pembagian administratif |
| - Kecamatan |
14 |
| - Kelurahan |
247 |
| - Flora resmi |
Belimbing demak |
| - Fauna resmi |
Burung Blekek |
| - Situs web |
www.demakkab.go.id |
Kabupaten Demak (
bahasa Jawa:
Hanacaraka ꦢꦼꦩꦏ꧀,
Pegon دماك), adalah salah satu
kabupaten di
provinsi Jawa Tengah. Ibukotanya adalah
Demak. Kabupaten ini berbatasan dengan
Laut Jawa di barat,
Kabupaten Jepara di utara,
Kabupaten Kudus di timur,
Kabupaten Grobogan di tenggara, serta
Kota Semarang dan
Kabupaten Semarang di sebelah barat. Kabupaten Demak memiliki luas 897,43 km² dan berpenduduk 1.055.579 jiwa (
2010).
Etimologi
Kata Demak itu adalah berasal dari kata
Bahasa Arab, yaitu Dhima' yang artinya
rawa. Hal ini mengingat tanah di Demak adalah tanah bekas rawa alias tanah lumpur. Bahkan sampai sekarang jika
musim hujan di daerah Demak sering digenangi
air, dan pada
musim kemarau tanahnya banyak yang retak, karena bekas rawa alias
tanah lumpur.
Karena tanah Demak adalah tanah labil, maka jalan raya yang dibangun
gampang rusak, oleh karena itu jalan raya di Demak menggunakan
beton.
Geografi
Kabupaten Demak adalah salah satu Kabupaten di Jawa Tengah yang
terletak pada 6º43'26" - 7º09'43" LS dan 110º48'47" BT dan terletak
sekitar 25 km di sebelah timur Kota Semarang. Demak dilalui
jalan negara (pantura) yang menghubungkan
Jakarta-
Semarang-
Surabaya-
Banyuwangi.
Kabupaten Demak memiliki luas wilayah seluas ± 1.149,07 km², yang
terdiri dari daratan seluas ± 897,43 km², dan lautan seluas ± 252,34
km². Sedangkan kondisi tekstur tanahnya, wilayah Kabupaten Demak terdiri
atas tekstur tanah halus (liat) dan tekstur tanah sedang (
lempung).
Dilihat dari sudut kemiringan tanah, rata-rata datar. Dengan ketinggian
permukaan tanah dari permukaan air laut (sudut elevasi) wilayah
kabupaten Demak terletak mulai dari 0 m sampai dengan 100 m.
Beberapa sungai yang mengalir di Demak antara lain:
Kali Tuntang,
Kali Buyaran, dan yang terbesar adalah
Kali Serang yang membatasi kabupaten Demak dengan
kabupaten Kudus dan
Jepara.
Kabupaten Demak mempunyai pantai sepanjang 34,1 Km, terbentang di 13
desa yaitu desa Sriwulan, Bedono, Timbulsloko dan Surodadi (Kecamatan
Sayung), kemudian Desa Tambakbulusan Kecamatan Karangtengah, Desa
Morodemak, Purworejo dan Desa Betahwalang (Kecamatan Bonang) selanjutnya
Desa Wedung, Berahankulon, Berahanwetan, Wedung dan Babalan (Kecamatan
Wedung). Sepanjang pantai Demak ditumbuhi vegetasi mangrove seluas
sekitar 476 Ha
Pertanian
Jambu Air
Merah Delima merupakan buah khas yang tumbuh tersebar di Kecamatan
Wonosalam, Mijen, Guntur, Wedung dan Demak Kota. Kekhasan dari jambu air
ini adalah rasa manis dan buahnya tebal. Selain jambu air, buah yang
tersohor adalah
Belimbing Demak. Buah
belimbing
unggulan yaitu Belimbing Demak kapur dan Belimbing Demak Kunir yang
pusatnya di daerah Betokan. Terdapat pula buah unggulan lain seperti
Kelengkeng Pingpong dan Itoh yang berada di Trengguli Kecamatan Wonosalam dan Mlatiharjo Kecamatan Gajah. Selain itu, pada tahun
2009, Demak adalah pemasok
beras
terbesar di Jawa Tengah, dan saat itu pula pemasok beras terbesar di
indonesia adalah Jawa Tengah. Pertanian padi juga termasuk pertanian
unggulan daerah Demak.
Sejarah
Tanggal 28 Maret 1503 ditetapkan sebagai hari jadi kabupaten Demak. Hal ini merujuk pada peristiwa penobatan
Raden Patah menjadi Sultan
Bintoro yang jatuh pada tanggal 12
Rabiulawal atau 12
Mulud Tahun 1425
Saka (dikonversikan menjadi 28 Maret 1503).
Pembagian administratif
Kabupaten Demak terdiri atas 14
kecamatan yaitu Kecamatan Demak, Wonosalam, Karang Tengah, Bonang, Wedung,
Mijen, Karang Anyar, Gajah, Dempet, Guntur,
Sayung
, Mranggen, Karang Awen dan Kebon Agung, yang dibagi lagi atas sejumlah
249 desa dan kelurahan terdiri dari 243 desa dan 6 kelurahan. Pusat
pemerintahan berada di Kecamatan
Demak.
Pariwisata
Kabupaten Demak terdapat beberapa tempat wisata, yaitu:
Wisata Alam
Wisata Sejarah
Wisata Religi
Wisata Belanja
Event
Kabupaten Demak terdapat beberapa acara, yaitu:
Seni budaya
Kuliner khas Demak
Masakan
Demak memiliki beberapa masakan khas, yaitu:
Minuman
Demak memiliki beberapa minuman khas, yaitu:
Oleh-oleh
Demak memiliki beberapa oleh-oleh khas, yaitu:
Kesehatan
Konservasi
Julukan
Kabupaten Demak menyandang beberapa julukan, yaitu:
Karena Demak dahulu adalah tempat rapatnya wali songo.
Karena Dahulu Demak terkenal sebagai penghasil buah belimbing.
Kota ini sangat terkenal dengan hasil pertanian jambunya terutama jenis
Jambu Citra Delima, bahkan Jambu Citra Delima dikenal orang luar Demak disebut Jambu Demak.
Beramal singkatan dari Bersih, Elok, Rapi, Anggun, Maju, Aman dan Lestari.
Potensi
- Pertanian Belimbing Demak, di Betokan
- Pertanian Jambu Demak, di Betokan
- Pertanian Melon Dempet, di Dempet
- Pertanian Cabe Keriting, di Dempet
- Pertanian Kelengkeng Pingpong, di Trengguli
- Pertanian Kelengkeng Itoh, di Mlatiharjo
- Pertanian Semangka, di Cabean
- Pertanian Bawang merah, di Pasir
- Kesenian Batik Demak, di Karangmlati
- Perikanan Lele, di Trengguli
- Perikanan Ikan Bandeng dan Udang, di Surodadi
- Industri Jilbab Bordir, di Jungsemi
- Industri Krupuk, di Ngaluran
- Industri Tempe, di Bandungrejo
- Industri Garam, di Wedung
Bengkel
Perencanaan
Pemkab Demak dan Bupati Demak mempunyai beberapa rencana
jangka panjang dan
jangka pendek untuk membangun Kabupaten Demak, diantaranya:
- Pemkab Demak bekerjasama dengan Pemkab Jepara untuk membangun Jalan Negara Demak-Jepara yang melewati pesisir hingga perbatasan Kedungmutih-Kedungmalang (Jangka Panjang)
- Pemkab Demak bekerjasama dengan Swasta/Investor mendirikan Rumah Sakit Umum Mijen
karena lebih potensial mengingat Mijen merupakan salah satu kecamatan
terluar dari Kabupaten Demak, sehingga perlu diperhatikan kesehatannya
dengan membangun Rumah Sakit di Kecamatan Mijen(Jangka Panjang)
- Seharusnya Pemkab Demak mengadakan event Demak Meals Expo (artinya: festival makanan khas Demak)
supaya Kabupaten Demak tidak hanya dikenal wisata religi, tetapi juga
terkenal makanan khasnya. Sehingga Demak bisa menjadi kota wisata
kuliner.
- Mengadakan even lomba cipta makanan oleh-oleh benar-benar asli khas Demak, karena selama ini intip dianggap oleh-oleh asli Demak, padahal intip berasal dari Kota Solo. (Jangka Pendek)
- Membangun Jalur sepeda & Becak yang jalan rayanya di cat
hijau dan di beri semacam trotoar pemisah dengan jalan raya mobil dan
motor. jalur sepedanya dari Alun-Alun Demak hinga Jepara, dari Alun-Alun
Demak hinga Kudus, dari Alun-Alun Demak hinga Kota Semarang. jalur
sepeda agar meningkatkan minat bersepeda dan meninggalkan kendaraan
bermotor supaya Demak udaranya tidak polusi. (Jangka Pendek)
- Menjadikan seluruh sawah di Demak menjadi sawah organik, yaitu padi organik, blewah organik, dll. (Jangka Pendek)
- Mengadakan even tahunan yaitu "DEMAK BARONG CARNIVAL" yang merupakan perayaan yang digelar dengan atraksi unjuk kepiawaian memainkan Barongan Singo Karya (Barongan Khas Demak). Juga mengundang berbagai Barongan seluruh Indonesia untuk memeriahkan Demak Barong Carnival, yaitu : Barongan Dencong, Barong Loreng Gonteng, Singo Ulung, Barong Bali, Reog Ponorogo, Barongan Gembong Kamijoyo, Ondel-Ondel, Hudoq, Bebegig Sumantri, Barong Kemiren, dll.
Olahraga
PSD Demak dan
Persidem Demak merupakan klub sepak bola yang berkompetisi di Divisi 3 Liga Indonesia. Yang bermarkas di Stadion Pancasila, Kabupaten Demak.
Referensi :
http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Demak